Reka Ulang Ungkap Detik-Detik Pembunuhan DJ Ganteng di Palembang

Berita rakyat –  Kasus pembunuhan DJ ganteng Virgiawan Sarjana Putra di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2017 lalu, kini sedang diusut oleh Polresta Palembang.

MF (23), warga Jalan Sungai Gerong Plaju Palembang menjadi satu dari lima tersangka pengeroyokan dan pembunuhan DJ Virgi Marda, sapaan akrab korban.

Reka ulang pembunuhan digelar Unit Pidana Umum (Pidum) Polresta Palembang, pada hari Jumat (11/10/2019). MF memperagakan 14 adegan pembunuhan bersama keempat tersangka yang masih menjadi buron, AL, RZ, UK dan KK.

Kejadian pembunuhan DJ ganteng di Palembang ini, terjadi pada tanggal 26 Febuari 2017 sekitar pukul 21.30 WIB. Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di hall Diskotik Darma Agung Palembang, di Jalan Kolonel H Burlian Palembang.

Sebelum pengeroyokan dan pembunuhan terjadi, dua orang tersangka yang masih buron yaitu RZ dan UK, masuk ke dalam diskotik. Sedangkan ketiga tersangka lainnya masih berada di area parkir diskotik.

Menurut Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara, saat berada di dalam diskotik, RZ yang bersenggolan dengan korban membuat terjadi adu mulut.

“UK yang melihat cekcok antara RZ dan korban, langsung ke luar diskotik dan memanggil ketiga tersangka lainnya,” ujarnya, Minggu (13/10/2019).

Ketika kedua pria tersebut adu mulut, korban DJ ganteng itu langsung mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis pisau yang diarahkan ke tersangka RZ. Namun pisau tersebut berhasil direbut RZ.

Tersangka RZ lalu menusukkan pisau tersebut ke dada korban, yang juga disaksikan oleh keempat tersangka lainnya. Korban yang langsung berlari ke luar diskotik, dikejar oleh kelima tersangka.

“Di areal parkir diskotik, korban kembali ditikam di bagian belakang tubuhnya oleh tersangka MF. Saat korban terjatuh, kelima tersangka langsung melakukan pengeroyokan dan kembali menikam tubuh korban sebanyak tiga kali,” ucapnya.

(WA)

3 Komentar

1 Trackback / Pingback

  1. online pharmacy

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*