Ular-Ular Pemangsa Ternak Dijual, Hasilnya Digunakan Untuk Ini

BERITA RAKYAT – Warga Dusun Unengan, Desa Sekargadung, Pungging, Mojokerto berulang kali menangkap ular sanca kembang yang memangsa ternak-ternak mereka.

Menariknya, warga berinisiatif untuk menjual ular-ular tersebut. Alasannya sederhana, mereka tak ingin terganggu oleh keberadaan ular-ular tersebut.

“Warga hanya ingin tidak ada lagi ular sanca di lingkungannya. Karena selama ini sudah sering memangsa ternak warga,” jelas Kepala Dusun Unengan, Sudarsono saat berbincang denganĀ detikcom, Jumat (13/7/2018).

alam enam bulan terakhir, warga telah menangkap 8 ular sanca kembang, termasuk dua ular sanca yang baru ditangkap warga dalam sepekan terakhir.

Sudarsono mengungkapkan, lima ular telah dijual oleh warga. “Yang 5 sudah kami jual, 1 mati, yang dua kami pelihara ini,” terangnya.

Pembeli biasanya datang sendiri ke Dusun Unengan. Namun warga tak pernah mematok harga ular-ular tersebut. Menurut Sudarsono, ada yang dibeli seharga Rp 200 ribu/ekor, ada pula yang hanya Rp 60 ribu/ekor.

Bahkan jika ada yang berminat, warga bisa memberikan ular-ular tersebut secara cuma-cuma.

“Kalau ada yang berminat untuk memelihara ular ini ya kami kasihkan. Asal tak lagi mengganggu warga sini,” tandas Sudarsono.

Hasil penjualan ular-ular tersebut dipergunakan warga untuk biaya operasional musala yang bersebelahan dengan makam Nyai Pandansari.

“Uang penjualan ular kami buat untuk keperluan musala. Pembangunan musala ini kebanyakan dari sumbangan pengunjung (makam),” pungkasnya.

(AH)