Percantik Danau Toba, Pemerintah Gelontorkan Rp 2,4 Triliun di 2020

Berita Rakyat – Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran pembangunan infrastruktur sebesar Rp 2.4 triliun untuk pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, Sumatera Utara. Anggaran ini akan dikucurkan pada 2020 untuk menjadikan Danau Toba sebagai destinasi wisata berskala internasional.

Menengok ke belakang, anggaran pada 2020 tersebut jauh lebih besar dibandingkan alokasi dana pada 2019, yang tertata Rp 821.3 miliar.

Mentri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, infrastruktur yang dibangun di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba antara lain pembangunan Jalan Lingkar Samosir, jembatan Tano Ponggol, revitalisasi danau, embung, instalasi pengolahan air, sanitasi dan penataan kawasan tepi Danau Toba.

“Program tersebut merupakan program terpadu dari seluruh sektor yang sudah kita survei. Ini belum termasuk kawasan Kaldera. Untuk menarik investor di Kaldera, kita akan programkan pembangunan jalan,” tutur dia dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (30/7/2019).

Salah satu bentuk penataan kawasan wisata dilakukan di Dolok Sipiak, Kecamatan Parapat, Kabupaten Simalungun, oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya pada 2017-2018 dengan biaya Rp 5,8 miliar.

Kawasan yang berada di atas bukit tersebut kerap menjadi tujuan wisata lantaran punya spot pemandangan indah ke arah Danau Toba.

Agar lebih tertata dan nyaman dikunjungi, Kementerian PUPR juga membangun sejumlah fasilitas berupa ruang sanggar tari, amphitheatre, gardu pandang, area bermain, toko souvenir, dan parkir kendaraan.

 

(cp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*