Perbedaan Antara Influenza Dengan Selesma Dan Pencegahannya

BERITA RAKYAT – Banyak orang yang menggangap influenza sebagai penyakit ringan gingga terkadang mengabaikannya. Padahal,organisasi kesehatan dunia World Health Organization (WHO), memperkirakan ada seitar 500.000 kematian akibat influenza setiap tahunnya.

Influenza adalah penyakit saluran nafas akut yang menular dan di sebabkan oleh virus influenza. Apabila seseorang terinfeksi virus tersebut yan gjuga akan dapat menular dengan mudah melalui udara maupun percikan ludah.

Ahli Imunologi dari Dapertemen Ilmu penyakit dalam FKUI-RSCM, Dr. dr. Iris Rengganis, Sp. PD-KAI, FINASIM menjelakan, virus influenza dapat di bagimenjadi dua tipe,yaitu A dan B.

Pada masing-masing virus terbagi  menjadi dua macam, virus tipe A terdiri atas A/H1N1 (dikenal sebagai flu musiman) dan A/H3N2 (dikenal sebagai flu Autralia), sedangkan Virus tipe B terbagi menjadi B Yamagata dan B victoria.

“Gejala influenza secara umum menyerupai selesma atau common cold berupa demam, sakit kepala, lemah, berisn-bersin, batuk dan pilek, ” kata Iris. kamis (9/8/2018).

Meskipun influenza dan selesma memiliki gejala serupa, namun kedua penyakit ini tak sama. salah satu yang membedakan adalah lama gejala yang di rasakan oleh penderita.”Pasien influenza yang juga akan dapat terbaling sekitar 5-10 hari dan merasa lemah dan pasien masih dapat bekerja,”jelasnya.

Padahal jika influenza terus diabaikan,penyakit ini juga akan dapat berkembang menjadi komplkasi. salah satunya berupa pneumonia atau radang paru-paru yang dapat mneyebabkan kematian.

Agar terhindar dari komplikasi yang mengancam jiwa, sangat penting untuk mencegah influenza. Menurut Iris ada dua macam yan bisa di lakukan untuk mencegah influenza yakni dengan pencegahan primer dan juga skunder.

1.Pencegahan Primer 
Pencegahan primer yang akan dapat dilakukan dengan Vaksinasi influenza. Efektivitas Vaksinasi influenza diklaim dapat memberikan perlindungan hingga 90 persen pada individu yang sehat berusia kurang dari 65 tahun.

WHO pun merekomendasikan vaksin dilakukan setahun sekalisesuai dengan tipe virus influenza yangsedang beredar.
“Vaksin dapat di berikan kapan pun asalkan sesorang dalam keadaan sehat.hanya saja kendala pada Vaksin influenza adalah biaya yang belum di tanggung pemerintah dan hanya tersedia di rumah sakit besar saja,”ujar Iris.

2.Pencegahan Skunder 
Pencegahan skunder yang dapat dilakukan dengan menggunakan masker,mencuci tangan yang bersih dengan sabun,dan mengkonsumsi vitamin, terutama Vitamin C. Iris yang juga mengajukan agar semua hal itu dilakukan setiap hari.
Semoga dengan mengenali gejala influenza dan menerapkan langka-langkah tersebut kita akan tetap sehat dan bugar terhindar dari penyakit influenza.

(AL)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*