Mantan Pempinan KPK Ruki Menyebut Bahwa Pakar Hukum Romli Atmasasmita Keliru

Mantan Pempinan KPK Ruki Menyebut Bahwa Pakar Hukum Romli Atmasasmita Keliru
Mantan Pempinan KPK Ruki Menyebut Bahwa Pakar Hukum Romli Atmasasmita Keliru
Mantan Pempinan KPK Ruki Menyebut Bahwa Pakar Hukum Romli Atmasasmita Keliru
Mantan Pempinan KPK Ruki Menyebut Bahwa Pakar Hukum Romli Atmasasmita Keliru

Politik – Mantan dari Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiequrachman Ruki mengatakan kalau Pakar Hukum Pidana Romli Atmasasmita itu adalah keliru.

Mantan Pempinan KPK Ruki Menyebut Bahwa Pakar Hukum Romli Atmasasmita Keliru – Dalam rapat dengar pendapat dari Pansus Hak Angket KPK di DPR pada hari Selasa 11 Juli 2017, Romli juga tleah sempat mengatakan kalau Ruki menyebut terdapat 36 orang ditetapkan tersangka oleh KPK tanpa adanya alat bukti.

“Jadi, keliru bila disebut saya mengatakan ada 36 orang yang dimana telah ditetapkan sebagai tersangka tanpa adanya alat bukti,” ujar Ruki.

Ruki menganggap hal tersebut sangat harus diklarifikasi. Menurut Ruki, ketika dirinya menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua KPK pada tahun 2015, terdapat 36 orang yang dimana perkaranya tengah dalam proses penyidikan. Hal tersebut kemudian dibahas bersama oleh kelima pimpinan pada saat itu.

Menurut Ruki, untuk melanjutkan penyidikan perkara dari periode yang dimana kepemimpinan sebelumnya yakni hal yang dimaan selalu terjadi setiap pergantian pimpinan pada lembaga antikorupsi.

“Di periode kepimpinan kami, terdapat sebagian dari 36 orang tersebut yang dimana lalu berhasil kami selesaikan penyidikannya bahkan telah sampai ke pengadilan, dan juga dihukum sampai tingkat kasasi,” katanya.

Ruki pun berharap supaya Romli tidak sembarangan mencatut pernyataan dirinya tanpa adanya konfirmasi kebenaran yang sesungguhnya.

“Saya harap kalau informasi tersebut dapat dikoreksi supaya tidak merugikan KPK,” terang Ruki.

Baca juga : Agun Gunandjar : Berkas Bukti Dari Pelanggaran KPK Dapat Dijadikan Sebagai Buku

Sebelumnya, Romli juga sempat menyatakan terkait dari 36 orang yang ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK tanpa adanya alat bukti. Menurut pakar hukum tersebut dari Universitas Padjadjaran tersebut, informasi tersebut dia peroleh usai berkomunikasi bersama dengan Ruki.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*