Malaysia Menggagalkan Aksi Penyeludupan Sabu 23Kg Ke Indonesia

Sabu

BeritaRakyat – Otoritas Malaysia telah berhasil mengagalkan upaya dalam menyeludupkan sabu dengan sebesar 23 kilogram yang ditaksir dengan nilai 3,4 juta Ringgit ( Rp 11,6 miliar). Narkoba tersebut juga diduga kuat untuk diseludupkan ke Negara Indonesia.

Dilaporkan dari kantor berita Bernama dan Dilansir The Star, Jumat (11/01/2019), upaya dalam penyeludupan narkoba ini telah digagalkan oleh pihak Badan Penegakan Penindakan Maritim Malaysia (MMEA) pada hari Rabu (09/01/2019) waktu setempat di dekat wilayah Tanjung Rhu, Sepang.

Dua nelayan ini yang melakukan penyeludupan juga telah ditangkap oleh MMEA. Identitas dari kedua nelayan ini yang telah ditangkap juga tidak diungkap lebih lanjut. Hanya disebut usia mereka 27 tahun dan juga 31 tahun.

Wakit Direktur Jenderal MMEA, Laksamana Madya Mohd Zubil Mat Som juga menyatakan bahwa kedua nelayan tersebut telah kedapatan hendak menyeludupkan sabu dengan seberat 23 kilogram ke luar Malaysia.

Mohd Zubil juga menyebutkan bahwa ada kemungkinan besar bahwa sabu itu akan diseludupkan ke Indonesia. Disebutkan oleh Mohd Zubil bahwa, harga pasaran sabu di Indonesia ini juah lebih tinggi dari pada Malaysia, bahkan dapat diperkirakan bisa mencapai tiga kali lipat.

Mohd Zubil juga mengatakan, agen MMEA ini awalnya hanya memergoki dua nelayan tersebut berlayar meninggalkan dermaga Sungai Belankan dengan kapal Fiberglass dan sangat mencurigakan ada hal yang tidak beres dengan kedua nelayan tersebut.

Ketika saat didekati oleh agen MMEA, kedua nelayan tersebut tu berusaha untuk mempercepat laju kapalnya. Mereka akhirnya juga telah tersudut oleh agen MMEA, tepatnya pada di lokasi berjarak 1,1 mil laut atau sekitar 2 kilometer dari Sungati Belankan, tempat mereka berangkat.

Di atas tersebut, agen MMEA juga menemukan 22 kemasan plastic yang juga berisi dengan sabu. Kemasan plastic itu juga telah disembunyikan didalam sebuah tong yang berwarna jingga yang seharusnya untuk menyimpan ikan segar.

Kedua neyalan tersebut juga menjadi agresif pada saat hendak di tangkap. Diyakini juga pada saat itu keduanya sedang berada di bawah pengaruh narkoba. Atas tindakan dua nelayan ini, maka bisa saja mereka akan terancam hukuman mati apabila telah dinyatakan bersalah oleh dakwaan kepemilikan narkoba.

Sejauh ini, temuan sabu yang seberat 23 kilogram ini menjadi salah satu temuan narkoba terbesar yang telah didapatkan oleh MMEA pada tahun ini.

 

(rz)

3 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*