Kisah Dokter Bedah Kanker Payudara yang Terkena Kanker Payudara

BERITA RAKYAT – Liz O’Riordan, seorang dokter ahli bedah kanker payudara, akhirnya harus menyerah menjalani pekerjaannya, setelah dia divonis terkena penyakit yang tak pernah disangkanya akan dia dapatkan, kanker payudara.

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang berbahaya bagi wanita, setelah kanker serviks. Sel kanker akan tumbuh dan menyerang jaringan payudara.

Dan Dr O’Riordan menjadi salah satu wanita yang menderita kanker tersebut. Sang dokter mengira bisa berpraktik sebagai ahli bedah kanker payudara setidaknya selama 20 tahun. Namun ternyata dia hanya sanggup menjalani pekerjaan tersebut selama dua tahun. Kanker payudara membuatnya berhenti bekerja sebagai ahli bedah.

Dr O’Riordan harus menjalani radioterapi untuk menyembuhkan kanker payudaranya. Efek pengobatan itu membuat bahunya sekarang sulit untuk digerakan.

“Seperti kebanyakan perempuan lainnya, saya tidak pernah memeriksa payudara saya ke dokter. Saya berpikir, penyakit itu tidak akan terjadi pada saya, karena saya seorang ahli bedah kanker payudara,” ucap Liz O’Riordan seperti dikutip BBC Internasional.

លទ្ធផល​រូបភាព​សម្រាប់ Kisah Dokter Bedah Kanker Payudara yang Terkena Kanker Payudara

Sebelum didiagnosis kanker payudara, Dr O’Riordan menemukan ada benjolan yang diduga hanya kista. Enam bulan sebelumnya saat melakukan pemeriksaan mamogram pun payudaranya dinyatakan sehat.

Tapi ternyata benjolan lainnya mulai muncul dan ibunya mendesak sang dokter agar menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dokter bedah yang tinggal di kawasan Suffolk, Inggris ini, tahu diagnosa apa yang akan didapatkannya.

“Aku melihat hasil scan dan aku tahu aku membutuhkan mastektomi, kemo dan aku bisa memprediksi aku memiliki kesempatan hidup setidaknya 10 tahun terakhir, semua itu bisa aku tahu dalam hitungan detik,” kata Dr O’Riordan.

Dr O’Riordan mengatakan tidak banyak dokter menderita penyakit di mana mereka ahli akan penyakit tersebut. Dan di rumah sakit tempatnya berpraktik Rumah Sakit Ipswich, hanya dia seorang. Berbagai pertanyaan pun muncul di kepalanya. Mulai dari bagaimana dia memberitahukan kondisinya pada suaminya hingga bagaimana dia bisa membedakan dirinya sebagai ahli bedah dan pasien kanker itu sendiri.

Setelah akhirnya berbincang dengan suaminya Dermot, Dr O’Riordan memutuskan untuk mengungkapkan ke media sosial mengenai penyakitnya. Dan ia mendapatkan banyak dukungan dari berbagai kalangan.

Setelah menyelesaikan pengobatan pertamanya, Dr O’Riordan bisa kembali bekerja sebagai dokter bedah di Ipswich Hospital, Inggris. Tapi dia tidak menyangka betapa perubahan dalam hidupnya itu juga membuatnya juga merasakan tantangan emosi yang berbeda saat melakukan pekerjaannya lagi.

លទ្ធផល​រូបភាព​សម្រាប់ Kisah Dokter Bedah Kanker Payudara yang Terkena Kanker Payudara

Sebagai ahli bedah kanker payudara yang juga menderita kanker payudara, Dr O’Riordan mengira dia bisa lebih membantu pasiennya. “Tapi itu menjadi hal yang paling sulit yang harus saya lakukan,” katanya.

Dr O’Riordan mengaku sebenarnya sangat ingin merasa lebih dekat dengan pasiennya yang mengalami hal sama dengannya. Namun dia tidak bisa melakukan itu karena mereka adalah pasiennya dan dia adalah dokter.

“Aku merasa sangat kesakitan setelah mastektomi. Aku juga sangat sadar bahwa aku akan memberikan mereka rasa sakit yang aku rasakan dan aku tidak mau melakukan itu, itu sangat-sangat berat,” ujar sang dokter mengisahkan pertentangan batinnya. Dr O’Riordan sendiri menjalani mastektomi atau pengangkatan payudara pada 2015.

Pada 2018, kanker Dr. O’Riordan kembali muncul di ketiak yang sama. Benjolan itu ditemukan saat ia sedang scan untuk rencana operasi pengangkatan implan payudara yang membuatnya kesakitan. Radioterapi pun harus kembali dijalaninya dan karena terjadi di daerah yang sama dosis radioterapi harus ditingkatkan.

Sebelumnya, Dr. O’Riordan diperingatkan bahwa dia kemungkinan tidak dapat menggerakkan lengannya dengan benar setelah menjalani radioterapi. Tetapi jika dia tidak menjalaninya, kondisinya bisa lebih buruk. Dan ternyata setelah radioterapi itu, kemampuannya untuk menggerakkan lengannya berkurang.

“Aku masih bisa melakukan kegiatan sehari-hari, tapi melakukan operasi dengan aman, itu tidak akan terjadi,” ujarnya.

Kurang lebih empat bulan setelah serangan kanker keduanya, Dr O’Riordan memutuskan bahwa kariernya sebagai ahli bedah kanker payudara sudah berakhir. “Sungguh kenyataan yang pahit dan sangat berat mengucapkan selamat tinggal,” katanya. (GR)

19 Komentar

  1. Nice read, I just passed this onto a colleague who was doing some research on that. And he actually bought me lunch because I found it for him smile Therefore let me rephrase that: Thanks for lunch!

  2. Thanks for the helpful article. It is also my belief that mesothelioma has an really long latency time period, which means that indication of the disease may not emerge till 30 to 50 years after the 1st exposure to asbestos fiber. Pleural mesothelioma, that is certainly the most common variety and is affecting the area throughout the lungs, will cause shortness of breath, breasts pains, as well as a persistent cough, which may produce coughing up maintain.

  3. Pretty portion of content. I just stumbled upon your website and in accession capital to say that I acquire in fact enjoyed account your blog posts. Any way I’ll be subscribing to your feeds or even I achievement you get entry to persistently quickly.

  4. There are some attention-grabbing deadlines in this article however I don’t know if I see all of them center to heart. There is some validity however I will take hold opinion until I look into it further. Good article , thanks and we want extra! Added to FeedBurner as effectively

  5. Awsome info and straight to the point. I am not sure if this is in fact the best place to ask but do you people have any ideea where to employ some professional writers? Thanks in advance 🙂

  6. hey there and thank you for your information – I’ve definitely picked up anything new from right here. I did however expertise several technical points using this website, as I experienced to reload the web site a lot of times previous to I could get it to load correctly. I had been wondering if your web host is OK? Not that I’m complaining, but sluggish loading instances times will often affect your placement in google and can damage your quality score if ads and marketing with Adwords. Well I’m adding this RSS to my email and could look out for much more of your respective intriguing content. Make sure you update this again soon..

  7. The root of your writing whilst sounding reasonable initially, did not really work properly with me after some time. Somewhere throughout the paragraphs you were able to make me a believer unfortunately just for a while. I still have a problem with your jumps in assumptions and you might do nicely to help fill in those breaks. In the event that you actually can accomplish that, I will undoubtedly end up being impressed.

  8. I would like to thank you for the efforts you’ve put in writing this web site. I’m hoping the same high-grade site post from you in the upcoming also. In fact your creative writing abilities has encouraged me to get my own website now. Actually the blogging is spreading its wings quickly. Your write up is a good example of it.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*