King Cobra Mematikan, Jangan Dipelihara

 

BERITA RAKYAT – Warga Palangka Raya Dewa Rizky Achmad (19) tewas dipatuk ular king cobra peliharaannya pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Kalimantan Tengah Mengimbau agar ular ini tak dipelihara karena bisanya sangat mematikan

Kasubbag TU BKSDA Provinsi kalteng Handi Nasoka menjelaskan timnya sedang bergerak menuju rumah Rizky untuk mengevakuasi king cobra tersebut ular itu nantinya akan dikembalikan ke habitatnya

“tim kami sudah kesana king cobra itu sedang kami ambil kita lihat seperti apa nanti kemudian akan dilepasliarkan ke habitatnya” kata Handi saat dihubungi lewat telepon, Senin (09/07/2018)

Handi mengatakan pihaknya sudah mengetahui Rizky suka memlihara ular king cobra ini sendiri di dapat Rizky saat ada kejadian banjir awal mei lalu

menurut Handi pihaknya tidak bisa melarang warga memelihara king cobra menurutnya ular ini tidak termasukk ular yang dilindungi meski demikian Handi berharap ular ini tidak dipelihara larena sangat berbahaya

“kami sih menghimbau agar ular tidak dipelihara lebih bagus hidup di alam liar hewan seperti itu kan pasti ada sifat liarnya seperti itu yang kita khawatirkan kalau larangan memang tidak ada tapi namanya satwa liar seperti itu lebih baik hidup di alam bebas takutnya seperti tadi ada korban jiwa dari yang melihara dia atau keluarganya atau orang lain” jelas Handi

Handi berharap evakuasi king cobra di kediaman Rizky ini berjalan dengan lancar dari informasi yang di terima ular ini ukurannya cukup besar yakni sekitar 3 meter

“memang king cobra dari gigitannya kalau terkena bisa meninggal dengan cepat dangat berbisa” ujarnya

Rizky dipatuk king cobra peliharaannya di Car free day (GFD) Bundaran Besar Palangka Raya Minggu (8/7) ular itu sempat diamankan sebelum Rizky tak sadarkan diri dan dilarikan ke UGD RSUD Doris Sylvanus

nyawa Rizky tak tertolong dia meninggal dunia padgi tadi di RSUD Doris Sylvanus sekitar pukul 08.30 WIB jenazahnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

(AL)