Kasus Pelecehan Pasien, Rekan Perawat National Hostipal Beberkan Fakta Mengejutkan

BERITA RAKYAT – Pengadilan Negeri Surabaya kembali menggelar sidang lanjutan gugatan praperadilan yang diajukan oleh ZA, mantan perawat National Hospital, Rabu, 28 Maret 2018. Agenda sidang yang dipimpin oleh Cokorda Gede Artana selaku hakim ketua mendengarkan keterangan dari sejumlah saksi dan ahli. ZA diduga melecehkan pasien di rumah sakit tempatnya bekerja.

Pantauan dua saksi yang dihadirkan oleh Muhammad Sholeh, kuasa hukum ZA, merupakan pegawai National Hospital Surabaya, yaitu Diah, Kepala Kamar Operasi, dan Arif, Kepala Manajemen National Hospital.

Setelah kedua saksi disumpah oleh hakim ketua, mereka memberikan keterangan. Dalam kesaksiannya, Diah mengaku mengenal ZA sebagai rekannya sesama perawat di National Hospital.

“Saya bekerja di National Hospital sejak tahun 2012. Saya bekerja satu ruangan dengan ZA, sama-sama sebagai perawat. Saya seniornya. Tugas ZA yang saya tahu, dia adalah asisten dokter anestesi, mulai dari menyiapkan obat hingga membantu selesai operasi,” kata dia.

Terkait peristiwa pelecehan pasien yang menimpa ZA, ucap Diah, sebelumnya dia menerima keluhan dari salah satu pasien yang merasa mengalami tindakan asusila oleh satu perawat.

Suami pasien meminta kepada pihak rumah sakit untuk mencari pelakunya. Kemudian pihak pasien membeberkan ciri-ciri perawat yang diduga telah melakukan pelecehan kepadanya. Mendengar ciri-ciri yang disebutkan, Diah memanggil sejumlah rekannya.

“Kami melakukan koordinasi dengan atasan kami untuk menyelesaikan masalah ini. Setelah kami cari tahu, ternyata ciri-ciri yang sudah disebutkan itu hampir mendekati atau mirip dengan ZA. Lalu kami panggil dia dan mencoba untuk investigasi,” Diah mengungkapkan.

Setelah itu, Diah meminta ZA untuk menjelaskan kejadian sebenarnya. Dalam pengakuan ZA kepada Diah, dia melakukan tindakan medis yang sudah sesuai dengan SoP dan tidak melecehkan pasien tersebut. Mendengar penjelasan itu, Diah meminta ZA tetap meminta maaf karena ada pelayanan yang kurang nyaman.

(AH)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*