hirup vape terbukti bisa berujung kematian

BERITA RAKYAT

masyarakat dunia tengah membicarakan bahaya vape karena vape menyebabkan lebih 200 orang meninggal terserang penyakit berbahaya disebut sebut vape bisa menyebabkan paru paru dan pneumonia kasus ini bahkan sampai menyebabkan orang meninggal dunia tak sedikit jumlahnya

untuk mencari tahu sebabnya ilmuwan amerika serikat mengadakan riset rahasia hasilnya dirilis, disebutkan bahwa banyak kandungan berbahaya dari rokok elektrik tersebut

salah satu kandungan berbahaya dalam vape adalah minyak yang di turunkan dari vitamin E kandungan itu ada di hampir semua uap ganja yang di kaitkan dengan penyakit paru paru.

ilmuwan FDA percaya bahwa bahan kimia itu dapat menyebabkan infeksi paru paru yang parah di sebutkan pula dapat menyebabkan lebih dari 200 penyakit terkait kebiasaan vaping

Para ahli FDA mengatakan, kandungan minyak tersebut telah dikaitkan dengan gejala hampir serupa infeksi paru-paru yang parah. Karena ditemukan pada 10 dari 18 sampel cairan rokok elektrik dan ganja yang mereka uji.Cairan yang ada di dalam vape telah disebutkan bahwa kandungannya mirip nikotin. Ilmuwan Amerika Serikat menguji sampelnya, hasilnya minyak turunan dari vitamin E yang bisa menyebabkan penyakit paru-paru.

Eksperimen pada tikus betina yang terlalu sering menghirup uap vape dinyatakan tidak subur. Artinya ketika perempuan menghisap vape atau menghirup uapnya saja akan mandul atau melahirkan bayi prematur.para ilmuwan juga menemukan bahaya vape yang dapat menyumbat paru paru salah satunya adalah adanya resiko penyakit pneumonia beberapa korban meninggal dunia di amerika serikat gara gara vape ini banyak yang terserang pneumonia.pada 27 agustus 2019 lalu ada 215 orang terkena gejala pneumonia berat dan bahkan gagal paru paru mereka di rawat di rumah sakit tepatnya di 25 negara bagian amerika serikat dengan adanya kasus itu who melarang siapapun memakai vape karena berbahaya termasuk dari kalangan ibu hamil,kalangan remaja hingga lansia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*