Harga Cabai Tembus Rp 100 Ribu, Kemendag Belum Mau Operasi Pasar

Berita rakyat – Harga cabai di sejumlah daerah terus mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Di Jakarta sendiri, cabai mengalami kenaikan harga hingga menyentuh angka Rp 100 ribu per kilogram (kg).

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Tjahja Widayanti mengatakan, Kementerian Perdagangan masih mencari penyebab tingginya harga cabai. Salah satu yang diduga menjadi penyebab kenaikan ini adalah kurangnya pasokan.

“Masih tinggi, saya masih berupaya gimana caranya ini. Karena saya tadi sudah minta data ke Dirjen Hortikultur belum dapet nih,” ujar Tjahja di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

“Kalau saya berpikir harga itu pengaruh dari supply dan demand. Bisa jadi gitu tapi saya harus lihat datanya dulu,” sambungnya.

Kementerian Perdagangan sendiri belum mempertimbangkan melakukan operasi pasar untuk menurunkan harga cabai. Sebab, tidak bisa melakukan operasi pasar jika pasokan cabai dalam negeri kurang atau bahkan tidak ada.

“Kalau operasi pasar kan kita harus tahu, ada barangnya tidak. Kalau kita punya kebijakan operasi pasar tapi tidak ada barangnya, gimana,” jelasnya.

Meski demikian, Tjahja menambahkan, apabila pasokan sudah ada maka pihaknya segera melakukan operasi pasar untuk cabai. “Ya kalau ada tentu saja kita akan perintahkan kepada pedagang cabai untuk menurunkan harga atau operasi pasar,” tandasnya.

(WA)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*