Dua Lukisan Raden Saleh Koleksi Keraton Yogyakarta Direstorasi

BERITA RAKYAT –┬áKeraton Ngayogyakarta Hadiningrat merestorasi dua lukisan karya Raden Saleh. Yakni lukisan Sri Sultan Hamengkubuwono VI dan Gusti Kanjeng Ratu Hageng yang tersimpan di Museum Lukisan Keraton Yogyakarta, tepatnya di timur Bangsal Kasatriyan.

Penghageng KH Nitya Budaya, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara menjelaskan restorasi dua lukisan karya Raden Saleh ini adalah yang pertama dilakukan di bawah kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono X. Nantinya, diharapkan akan lebih banyak lukisan yang bisa direstorasi.

“Departemen saya ada beberapa project besar yang tahun ini, di awal tahun kita mulai dengan restorasi lukisan Raden Saleh. Ini hanya baru dua dari sekian ratus lukisan yang nanti mungkin tahap demi tahap kita akan coba untuk lestarikan,” ujarnya di kompleks Keraton, Senin (14/1/2019).

Orang yang merestorasi atau restorator adalah Michaela Anselmini. Perempuan asal Italia yang ditujuk pihak Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat untuk merestorasi lukisan maestro Raden Saleh.

Pihak Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat menceritakan ada alasan tersendiri Keraton menunjuk Michaela, bukan restorator lainnya.

“Awal ceritanya saya sudah mencari beberapa tahun, dua tahun seorang restorator yang benar-benar bisa saya percaya dan pegang. Saya sempat beberapa kali bertanya dan juga memilih-milih restorator yang tepat siapa,” ucap Bandara.

“Karena dari pihak Keraton, kami juga khawatir akan lukisan-lukisan ini bila direstorasi oleh orang-orang yang tidak punya kualifikasi betul. Karena ini bukan hanya peninggalan sejarah kita semua, tapi ini juga merupakan benda pusaka di keraton,” lanjutnya.

Hingga akhirnya Bandara bertemu dengan Michaela, seorang restorator yang dihargai oleh galeri dan seniman di Eropa dan Amerika. Sementara Michaela sendiri memang dikenal fokus di bidang restorasi karya seni dan konservasi sejak tahun 1993.

Bandara mengatakan, sebenarnya ada ratusan lukisan koleksi Museum Lukisan Keraton. Namun karena terbatasnya biaya, pihaknya baru bisa merestorasi dua karya Raden Saleh. Tercatat ada tiga karya Raden Saleh yang tersimpan di museum tersebut.

“Kalau berapanya (biaya restorasi) yang pasti tidak murah. Tapi itu (ditanggung) dari pihak Keraton, tetapi memang dana ini kita kumpulkan sekian dari berbagai macam sumber,” paparnya.

“Iya (termasuk dari dana keistimewaan), tapi dananya hanya sebagian kecil. Karena memang tidak banyak anggaran yang bisa kita gunakan. Karena memang itu (dana) khusus untuk kebudayaan,” tukasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*