Djarum Foundation Merupakan Bentuk Nyata Dari Partisipasi Masyarakat

BERITA RAKYAT – Dalam surat resmi yang dikirimkan Kemenpora pada tanggal 30 Agustus 2019, terdapat tujuh poin tanggapan yang diberikan. Pada prinsipnya Kemenpora menghargai keputusan KPAI sebagai bentuk kewenangan atribut yang diatur dalam undang-undang nomor 35 tahun 2014 yang merupakan perubahan dari undang-undang nomor 23 tahun 2022 soal perlindungan anak. Tetapi, Menpora Imam menilai dugaan KPAI soal eksploitasi anak yang terjadi pada audisi badminton yang dilakukan Djarum Foundation salah alamat.”Sampai dengan saat ini Kemenpora tidak melihat terpenuhinya unsur kegiatan yang dapat dikualifikasikan sebagai tindakan dimaksud,” sebut Imam dalam poin kedua surat resminya yang diterima. Djarum Foundation yang merupakan pengelola dana CSR PT Djarum disebutkan telah melaksanakan ketentuan yang berlaku, yakni tidak menggunakan nama merek dagang dan logo produk tembakau, serta tidak bertujuan untuk mempromosikan produk tembakau tersebut. Dalam poin keempat tanggapan Menpora disebut pula bahwa Djarum Foundation merupakan bentuk nyata dari partisipasi masyarakat dalam mendanai keolahragaan yang sinergis kolaboratif sesuai ketentuan pemerintah.

Pada peraturan pemerintah nomor 18 tahun 2007 tentang pendanaan keolahragaan disebutkan partisipasi masyarakat bertujuan membantu keterbatasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dalam mendanai keolahragaan. “Sehingga sangat disayangkan apabila harus dihentikan dengan dugaan yang tidak berdasar,” terangnya.  beritarakyat.asia Menurut Imam, kegiatan yang dilakukan Djarum Foundation khususnya untuk beasiswa bulutangkis sudah berhasil mengharumkan nama Indonesia di level internasional. Kemenpora secara terbuka juga menunggu KPAI jika ingin memberikan klarifikasi atau rapat terbuka terkait permasalahan tersebut. Selain itu, Kemenpora juga meminta KPAI untuk aktif mendukung dan membantu menggalakkan partisipasi masyarakat untuk menambah sumber dana keolahragaan nasional. “Kemenpora mengharapkan dukungan KPAI untuk bersama-sama menggalakkan penggalangan partisipasi masyarakat untuk menambah alternatif sumber pendanaan keolahragaan guna mendorong lahirnya atlet-atlet potensial di berbagai cabang olahraga yang diproyeksikan mengharumkan nama bangsa Indonesia pada berbagai kejuaraan atau pekan olahraga internasional,” tutupnya.
(RS)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*