Daop 2 Bandung Sudah Fokus Aktivasi Jalur Kereta Cibatu-Garut

 

BERITA RAKYAT –  Di dalam waktu yang dekat warga jabar sudah dapat menikmati berpergian menggunakan kereta api ke sejumlah daerah yang jalurnya sudha mati sejak puluhan tahun silam. Manajer Humas PT  KAI Daop 2 Bandung Joni Martinus sudah mengatakan dari empat yang di rencanakan, pihaknya terlebih dahulu menggarap jalur Cibatu-Garut-Cikajang dengan total panjang 47,5 KM.

 

“Untuk pertama kita fokus ke jalur yang  Cibatu-Garut dulu yang panjangnya 19,3 KM, “kata Joni kepada detikcom melalui sambungan telepon, Jumat (14/9/2018)/

 

Joni menuturkan untuk jalur tersebut pihaknya sudah memulai pemetaan sejak seminggu lalu. Selain itu, pihaknya sudah mulai sosialisasi di kewilayahan.

 

Saat ini, menurut dia, tim aset tengah mendata terkait jumlah bangunan yang ada di atas rel, jenis bangunan, kondisi rel, serta beberapa konstruksi penunjang seperti stasiun dan jembatan. “Kenapa pertama Cibatu-Garut, karena ini memiliki potensi yang besar. Di sana ada perkebunan, sumber daya alam yang besar, sehingga perlu mobilisasi cepat agar tidak terhambat macet,” ucapnya.

Bukan hanya itu, Joni menyebut jalur yang terakhir aktif pada 1983 itu dianggap yang paling mudah dibanding lainnya. Sehingga diharapkan setelah proses pemetaan, penertiban dan pembangunan selesai, layanan kereta dapat segera dinikmati masyarakat.

“Kalau sampai terealisasi nanti, enak banget. Warga bisa langsung ke Bandung atau Jakarta tanpa macet. Kita upayakan sesegera mungkin (reaktivasi),” ujar Joni.

PT KAI berencana mereaktivasi empat jalur kereta api yang telah mati di Jawa Barat. Jalur tersebut ialah Bandung-Ciwidey, Cibatu-Garut-Cikajang, Banjar-Pangandaran-Cijulang dan Rancaekek-Jatinangor-Tanjungsari.   {le}

 

 

2 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*