bayi Tewas Di Jok Motor, Si Ibu Segera Susul Kekasih Ke Tahanan

BERITA RAKYAT – sampai saat ini Cicik (21) yang menggugurkan kandungannya masih dirawat di rumah sakit jika kondisinya membaik mahasiswi ini bakal menyusul kekasihnya Dimas ke tahanan Polres Mojokerto

“kalau kesehatannya memungkinkan Cicik kami tahan” kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery, Rabu (15/8/2018)

Alasan penahanan tersebut lanjut Fery sudah memenuhi syarat objektif seperti yang diatur dalam pasal 21 ayat (4) KUHAP yakni pelaku tindak pidana dengan ancaman hukuman 5 tahun atau lebih bisa ditahan

Cicik dan Dimas ditetapkan sebagai tersangka terkait tewasnya bayi mereka pasangan muda mudi yang belum emnikah ini dikenakan pasal berlapis yakni tindak pidana aborsi, penggunakaan obat keras berbahaya dan kekerasan terhadap anak

keduanya terjerat dengan pasal 77 a Ayat (1) UU RI No 35 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara, Pasal 194 UU RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara serta Pasal 80 ayat (3) dan (4) UURI No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara

kendati begitu menurut Fery penahanan Cicik juga bakal mempertimbangkan alasan subyektif penyisik Antara lain menakar potensi tersangka melarikan diri menghilangkan barang bukti serta mengulangi perbuatan serupa

“secara obyektif terpenuhi secara subyektif tergantung pertimbangan penyidik nanti dilihat dari hasil pemeriksaan ” terangnya

Dimas dan Cicik merupakan pasangan kekasih yang baru setahun menjalan hubungan asmara namun keduanya sudah 7 kali melakuka hubungan layaknya suami istrii akibatnya Cicik hamil 8 bulan

mereka pun sepakat mengugurkan janin tersebut lantaran takut ketahuan orang tuanya Dimas membeli obat penggugur kandungan dan bidan berinisial TW teman sekaligus tetangganya yang kini berdinas di Aceh

pada minggi (12/8) sekitar pukul 21.00 WIB DImas dan Cicik menjalankan niatnya untuk menggugurkan kandungan agar tak diketahui orang pasangan kekasih ini mengindap di salah satu villa yang ada di kawasan wisata Pacet Kabupaten Mojokerto

Divilla tersebut Cicik menenggak 5 butir sekaligus obat penggugur kandungan yang dibeli kekasihnya seharga Rp 500 Ribu keesokkan harinya, Senin (13/8) sekitar pukul 10.00 WIB bayi di rahim Cicik keluar yang tidak mereka duga bayi itu masih hidup

proses pengguguran itu hanya dibantu Dimas yang sehari hari menjadi satpam pabrik peralatan elektronik rumah tangga di Wringinanom Gresik lantaran tak tega membunuh darah dagingnya pasangan muda mudi ini membwa bayi yang masih lengkap dengan ari arinya itu ke puskesmas Gayaman, Majoanyar, Mojokerto waktu tempuh puskesmas ini sekitar 20 menit dari villa

agar tak ada orang yang tahu mereka memasuki bayi tersebut ke dalam bagasi sepedah motor Yamaha NMax warna merah nopol W 3192 AT Bayi tak berdosa itu hanya dibungkus dengan 2 buah kaus

menggunakan motor yang sama Dimas Membonceng Cicik menuju ke puskesmas Gayaman sampai di ouskesmas bayi mereka dalam kondisi ktitis akibat terlalu lama di dalam jok motor bayi prematur itu akhirnya meninggal saat dirujuk ke RS Gatoel Kota Mojokerto

akibat perbuatannya dimas kini mendekam di tahanan polres Mojokerto sementara kekasihnya masih di rawat di RSUD Dr Soekandar, Mojosan. (gr)

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*