213 Penumpang Diturunkan Paksa Karena Trauma Dengan Insiden Danatu Toba

BERITA RAKYAT – Cegah insiden kapal yang tenggelam di Danau Toba terulang, Satuan Polisi perairan Polres Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, menueunkan paksa 213 penumpang KM Madu yang tidak terdaftar dalam manifes. Kapal itu akan berangkat dari pelabuhan Simboro Mamuju ke Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa 26 Juni 2018 petang.

Kapala Satuan Polisi perairan Polres Mamuju Inspektur polisi satu Burhanuddin yang mengatakan, akibat peristiwa ini, keberangkatan kapal feri tersebut dituduh hingga lebih dari 12 jam.

”Kapal feri itu baru diizinkan berlayar Rabu dini hari tadi, setelah seluruh penumpang ilegal atau yang tidak terdaftar dalam manifes kami turunkan paksa, ”Kata Burhanudiin, Balikpapan, Rabu (27/6/2018).

Dia menyatakan, kapal feri itu hanya diperbolehkan memuat penumpang maksimal 167 orang. tetapi saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan ada 380 penumpang di atas kapal dan 213 di antaranya tidak terdaftar dalam monifes. yang di mana kondisi ini membahayakan penumpang karena kapal kelebihan muatan seperti tragedi di Danau Toba.

“Para penumpang kami absen satu persatu berdasarkan dari data manifes. Dan dari pengecekan itulah kami temukan ada 213 orang yang berada di atas kpaal yang tidak ada di dalam manifes, sehingga kami turunkan paksa, ”Burhanuddin menjelaskan.

(AL)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*