2 Joki Tes CPNS Kemenkumham di Makassar Akhirnya Tertangkap

Berita rakyat – Tim Satuan Reserse Polrestabes Makassar menangkap dua orang dari total 11 orang buronan kasus perjokian tes Calon Pegawai Negeri Sipil lingkup Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (CPNS Kemenkumham) di Makassar.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan dari dua orang buron kasus perjokian tes CPNS Kemenkumham yang tertangkap tersebut, seorang diantaranya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Keduanya langsung kami tahan untuk mempermudah proses penyidikan sembari mengejar beberapa orang lainnya yang masih buron,” kata Dicky via telepon, Kamis (8/11/2018).

Dalam kasus perjokian tes CPNS Kemenkumham ini, kedua buronan yang ditangkap, masing-masing memiliki peran yang berbeda. Muh. Rusnan (33) warga Kompleks Bumi Permata Sudiang blok J3 No 14 Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, membuat surat palsu atas nama peserta CPNS Kemenkumham bernama M. Ali yang saat ini buron.

Polisi masih kejar buron lainnya dalam kasus perjokian tes CPNS Kemenkumham di Makassar (Liputan6.com/ Eka Hakim)

Sementara Andi Slamet alias Memet, warga Jalan Sibula Dalam No 68 Kelurahan Layang, Kecamatan Bontoala, Makassar. Ia berperan membantu membuat surat yang diduga palsu tersebut.

“Dua tersangka kasus joki tes CPNS Kemenkumham masing-masing Muh. Rusnan disangkakan dengan Pasal 263 ayat 1 KUHPidana dan sudah dilakukan penahanan. Sedangkan Memet dijerat dengan Pasal 263 ayat 2 dan Pasal 55 ayat 1 ke 1e KUHPidana,”

(WA)

3 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*